Gegara Trump Sebut "Lubang Dubur", Dubes Ini Mundur

Gegara Trump Sebut "Lubang Dubur", Dubes Ini Mundur

Wakil Kepala Misi AS John Feeley di Meksiko pada 8 November 2010 (Eliana Aponte/Reuters)

Washington – Duta Besar Amerika Serikat untuk Panama John Feeley, seorang diplomat dan mantan pilot helikopter Korps Marinir, mengundurkan diri. Dalama pengunduran diri itu, ia mengatakan tak sanggup melayani Presiden Donald Trump.

Keputsan Feeley sudah disampaikan kepada pejabat Departemen Luar Negeri pada 27 Desember. Namun, keputusan ini terjadi setelah Trump menggunakan kata umpatan lubang dubur (shithole) untuk menggambarkan negara-negara Haiti dan Afrika, pada Kamis (11/1).

Di antara perwira seniornya, menjelaskan bahwa Feeley sudah sampai di tempat dimana dia tidak lagi merasa dapat melayani Amerika Serikata di bawah kepemimpinan Trump.

“Sebagai petugas duta besar, saya menandatangani sumpah untuk melayani dengan setia presiden dan pemerintahannya secara apolitis, bahkan ketika saya  tidak setuju dengan kebijakan tertentu,” kata Feeley, menurut sebuah kutipan surat pengunduran diri yang dibacakan kepada Reuters, Sabtu (13/11).

“Instruktur saya menjelaskan bahwa jika saya yakin tidak dapat melakukan itu, saya akan merasa terhormat untuk mengundurkan diri. Waktu itu telah tiba,” sambungnya.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengkonfirmasi kepergian Feeley, mengatakan bahwa ia telah memberitahu Gedung Putih, Departemen Luar Negeri, dan Pemerintah Panama tentang keputusannya untuk pensiun karena alasan pribadi, pada tanggal 9 Maret tahun ini.

Wakil Menteri Luar Negeri Steve Goldstein mengatakan bahwa ia mengetahui pengunduran diri Feeley pada Kamis pagi, sebelum Trump menggunakan kata umpatan. Ia mengatakan bahwa duta besar tersebut mengundurkan diri karena “alasan pribadi”.

“Setiap orang memiliki garis yang tidak akan mereka lewati,” kata Goldstein kepada wartawan di Departemen Luar Negeri.

“Jika duta besar merasa bahwa dia tidak dapat lagi melayani, maka dia telah membuat keputusan yang tepat untuk dirinya sendiri dan kami menghormati itu,” sambungnya.

Untuk diketahui, administrasi Amerika Serikat mengambil sikap ketat terhadap imigrasi dari Amerika Latin, terutama dengan langkah untuk mengusir ratusan ribu imigran dari El Salvador, Haiti dan Nikaragua yang mendapat manfaat dari status perlindungan sementara setelah bencana alam.

Karier Feeley termasuk menjabat sebagai pejabat nomor 2 di biro Departemen Luar Negeri yang berurusan dengan Amerika Latin, sebagai wakil kepala misi di kedutaan AS di Mexico City dan sebagai direktur urusan Amerika Tengah di Washington.

TAGS : Panama John Feeley Amerika Serikat

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/27734/Gegara-Trump-Sebut-Lubang-Dubur-Dubes-Ini-Mundur-/

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz